30 Maret 2009
Menurut majalah Mining Engineering (publikasi resmi SME) terbitan Maret 2009, industri tambang di Amerika Serikat mampu menyumbang proporsi yang siginifikan bagi keseluruhan ekonomi AS.
Laporan yang dikeluarkan oleh Moore Economic dengan judul “The Economic Contributions of US Mining in 2007, menunjukkan bahwa sumbangan terbesar berbentuk penyediaan lapangan kerja dan gaji yang dibayarkan kepada karyawan serta produk mineral dan bahan bakar senilai lebih dari $ 100 milyar.
Baca selengkapnya…
Tinggalkan sebuah Komentar » |
Tambang di Amerika | Ditandai: Gaji pekerja tambang, Industri Pertambangan, Industri Tambang di AS, Lapangan kerja tambang, Mining Engineering, Pertambangan di AS, Produk mineral, SME, Tambang di As |
Permalink
Ditulis oleh Syafril Hernendi
16 Maret 2009
Tambang bawah tanah mengacu pada metode pengambilan bahan mineral yang dilakukan dengan membuat terowongan menuju lokasi mineral tersebut.
Berbagai macam logam bisa diambil melalui metode ini seperti emas, tembaga, seng, nikel, dan timbal.
Karena letak cadangan yang umumnya berada jauh dibawah tanah, jalan masuk perlu dibuat untuk mencapai lokasi cadangan. Jalan masuk dapat dibedakan menjadi beberapa:
- Ramp, jalan masuk ini berbentuk spiral atau melingkar mulai dari permukaan tanah menuju kedalaman yang dimaksud. Ramp biasanya digunakan untuk jalan kendaraan atau alat-alat berat menuju dan dari bawah tanah.
- Shaft, yang berupa lubang tegak (vertikal) yang digali dari permukaan menuju cadangan mineral. Shaft ini kemudian dipasangi semacam lift yang dapat difungsikan mengangkut orang, alat, atau bijih.
- Adit, yaitu terowongan mendatar (horisontal) yang umumnya dibuat disisi bukit atau pegunungan menuju ke lokasi bijih.
Baca selengkapnya…
32 Komentar |
Metode Tambang | Ditandai: Bijih, Emas, Mineral, Nikel, Seng, Tambang bawah tanah, Tambang terdalam, Tembaga, Terowongan, Underground mine, Ventilasi |
Permalink
Ditulis oleh Syafril Hernendi
13 Maret 2009
Bucket-wheel excavator (BWE) adalah alat super berat yang digunakan di tambang terbuka.
BWE terbesar (MAN Takraf RB293) adalah alat bergerak terbesar yang pernah diciptakan dalam sejarah manusia.
BWE paling efektif digunakan di tanah lembek yang tidak banyak mengandung batuan keras.
Komponen utama BWE adalah roda berputar besar yang dipasang pada sebuah lengan raksasa. Ujung roda ini kemudian dipasangi semacam ember besi (bucket) dengan gigi-gigi logam dipinggiran bucket yang digunakan untuk menggali tanah.
Bucket ini terus berputar seiring putaran roda (wheel) yang kemudian dirancang untuk menumpahkan muatannya pada sabuk berjalan (belt conveyor) yang terdapat di badan BWE.
Baca selengkapnya…
3 Komentar |
Alat Tambang | Ditandai: Airlaya, Alat terbesar, Batubara, Belt Conveyor, Bucket wheel excavator, Bukit Asam, BWE, Jerman, PTBA, rekor, Tambang batubara |
Permalink
Ditulis oleh Syafril Hernendi
10 Maret 2009
22-25 Februari lalu, Society of Mining, Metallurgical and Exploration (SME) bekerja sama dengan Colorado Mining Association (CMA) mengadakan sidang tahunan di Denver, Colorado.
Segala rupa orang tambang dari bermacam latar kumpul disana. Dosen, profesional yang datang dari perusahaan, penyedia alat-alat tambang, pengamat, pokoknya lengkap.
Gedung tempat acara adalah gedung yang digunakan juga saat Democratic National Convention (DNC) 2008 lalu. Di gedung yang sama Obama menerima nominasinya sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.
Sedikit-sedikit jadi bisa lebih nyata membayangkan kemeriahan acara nominasi itu.
Baca selengkapnya…
Tinggalkan sebuah Komentar » |
Tambang di Amerika | Ditandai: Ahli tambang, Amerika, Colorado, Denver, Industri, PERHAPI, SME, Terowongan |
Permalink
Ditulis oleh Syafril Hernendi
6 Maret 2009
Batubara adalah bahan bakar fosil yang berasal dari sisa tumbuhan yang tertimbun kemudian terawetkan oleh air dan lumpur dari proses oksidasi dan pembusukan.
Lama-kelamaan sisa tumbuhan ini mengalami perubahan sifat fisik dan kimia akibat proses geologi yang berlangsung hingga jutaan tahun.
Batubara merupakan bahan bakar siap pakai -tidak memerlukan pengolahan lebih lanjut- berwarna hitam atau hitam kecoklatan.
Umumnya, batubara dikelompokkan sebagai batuan sedimen, namun batubara keras -jenis antrasit- akan dikelompokkan sebagai batuan metamorf karena telah bersulih akibat terpapar lebih lanjut oleh temperatur dan tekanan yang tinggi.
Baca selengkapnya…
4 Komentar |
Bahan Tambang | Ditandai: Bahan bakar, Batubara, Efek rumah kaca, Fosil, Karbon dioksida, Kokas |
Permalink
Ditulis oleh Syafril Hernendi
2 Maret 2009
Tambang terbuka (open pit mine) adalah bukaan yang dibuat di permukaan tanah, bertujuan untuk mengambil bijih dan akan dibiarkan tetap terbuka (tidak ditimbun kembali) selama pengambilan bijih masih berlangsung.
Untuk mencapai badan bijih yang umumnya terletak di kedalaman, diperlukan pengupasan tanah/batuan penutup (waste rock) dalam jumlah yang besar. Tujuan utama dari operasi penambangan adalah menambang dengan biaya serendah mungkin sehingga dicapai keuntungan yang maksimal.
Baca selengkapnya…
31 Komentar |
Metode Tambang | Ditandai: Bijih, Deposit, Ekonomis, Geologi, Metode, Open Pit, Parameter, Tambang terbuka, Teknik |
Permalink
Ditulis oleh Syafril Hernendi